BOGOR

Sejarah Singkat
Bogor Berdasarkan Referensi Jurnal Ilmiah

Kota Bogor merupakan salah satu kota tertua dan bersejarah di Indonesia. Perjalanan sejarahnya mencerminkan transformasi dari pusat kerajaan, kota kolonial, hingga kota modern yang berkembang dalam konteks urbanisasi dan pariwisata.

1. Periode Kerajaan Pajajaran (Pra‑Kolonial)

  • Awal sejarah Bogor bermula sebagai Pakuan Pajajaran, yang merupakan ibu kota Kerajaan Sunda abad ke‑15–16. Kota ini menjadi pusat politik, ekonomi, dan kebudayaan masyarakat Sunda pada masa itu. Dalam kajian arkeologis dan historiografi, Pakuan Pajajaran digambarkan sebagai pemukiman padat dan kota besar di wilayah Jawa Barat pada abad pertengahan.

2. Masa Kolonial Belanda (Buitenzorg)

  • Saat kolonialisme Belanda, Bogor dikenal sebagai Buitenzorg (yang berarti “tanpa kekhawatiran”) dan dijadikan pusat administrasi penting serta tempat tinggal musim panas para Gubernur Jenderal Belanda. Hal ini menandai transformasi Bogor dari pusat kerajaan menjadi kota kolonial yang terhubung erat dengan kekuasaan administrasi VOC dan kemudian pemerintahan Hindia Belanda.

  • Masa kolonial juga ditandai pembangunan Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor, yang menjadi simbol kekuasaan dan pusat penelitian botani penting di Asia Tenggara.

3. Hubungan Sejarah dengan Urbanisasi dan Pariwisata (Studi Ilmiah)

  • Agustina Multi Purnomo (2021) dalam artikel Urbanization and Tourism Development in Bogor City (jurnal Society, Vol. 9 No. 1) menggunakan pendekatan historis untuk menunjukkan bagaimana urbanisasi Bogor telah berlangsung sejak masa kerajaan dan berkembang melalui masa kolonial hingga menjadi bagian dari Jakarta Metropolitan Area (JMA). Penelitian ini juga menghubungkan sejarah panjang Bogor dengan perkembangan sektor pariwisata yang kini menjadi salah satu pilar ekonomi kota.

4. Perubahan Sosial dan Identitas Kota

  • Bogor terus berevolusi setelah kemerdekaan RI, menjadi kota modern dengan peran signifikan dalam pendidikan, pemerintahan, dan pariwisata. Warisan kolonial dan pra‑kolonial masih terlihat melalui berbagai situs sejarah dan bangunan tua yang tersebar di seluruh kota.

5. Studi Potensi Sejarah sebagai Aset Kota

  • Penelitian dalam Jurnal Lanskap Indonesia (2010) menunjukkan bahwa nilai sejarah kota Bogor penting untuk dikembangkan sebagai bagian dari potensi wisata sejarah, termasuk situs‑situs kolonial dan peninggalan kerajaan yang menjadi bagian dari identitas historis kota.


 

 

Referensi Jurnal Ilmiah (Sumber Utama)

Berikut adalah jurnal ilmiah dan artikel akademik yang menjadi dasar ringkasan sejarah di atas:

  1. Purnomo, A. M. (2021). Urbanization and Tourism Development in Bogor City. Society: Journal of Social Sciences, 9(1), 393‑409. DOI: 10.33019/society.v9i1.338.
    — Artikel ini membahas hubungan antara proses urbanisasi historis Kota Bogor dan perkembangan pariwisata serta peran sejarah dalam struktur urban.

  2. (2010). Studi Potensi Lanskap Sejarah untuk Pengembangan Wisata Sejarah di Kota Bogor. Jurnal Lanskap Indonesia, Vol. 2 No. 1.
    — Penelitian ini mengidentifikasi aspek sejarah fisik dan lanskap sejarah di Bogor sebagai potensi pengembangan wisata dan pelestarian.

  3. (2015). Conservation of World Heritage Botanical Garden in an Urban Context.
    — Artikel ini memberikan tinjauan sejarah awal Bogor sebagai pusat kerajaan Pakuan Pajajaran dan perubahan fungsinya sebagai kota kolonial yang menonjolkan warisan botani dan urban.

Scroll to Top